BERITA  

Di Duga Kuat, Salah satu SPPG Di Kecamatan Baso Buang Limbah Dapur ke Kabupaten Tanah Datar

Tanah Datar, Startingjournalt.com-Laporan masyarakat Nagari Tanjung Alam, Kecamatan Tanjung Baru Kabupaten Tanah Datar terkait pembuangan sampah yang ada di jalur lintas Tanjung Alam-Baso, menuai kontroversi. Kepala Dinas Perkumpulan LH Kabupaten Tanah Datar, Januar Pemri, ST,.MT menyampaikan bahwa ada kecurigaan sampah itu berasal dari salah satu SPPG dari Kecamatan Baso, Kabupaten Agam.

“Ada pembuangan sampah ke lokasi nagari Tanjung Alam kecamatan Tanjung Baru, dari jenis sampah yang di curigai sampah dapur SPPG, ada bukti sampah tertulis SPPG Baso Kabupaten Agam. Sudah beberapa kali kejadian dan selalu kita yang membersihkannya bersama pihak nagari, kita saat ini lagi menindaklanjuti permasalahan ini dengan instansi yang terkait agar kejadian ini tidak terulang kembali,” ucap Pemri.

Yogi Alfinder, Camat Tanjung Baru Kabupaten Tanah Datar menyesalkan hal ini.

“Memang ketika kami melakukan gotong royong untuk membersihkan sampah ini, di temukan beberapa dokumen dengan nama SPPG Padang Tarok yang tertera. Seharusnya pengelola dari SPPG harus mengendalikan sampah buangan dapur pada tempatnya yaitu di Kabupaten Agam, bukan di tempat kami Kabupaten Tanah Datar, kami berharap kejadian ini tidak terulang kembali,” kata Yogi.

Imran Pangaduan, Camat Baso ketika di hubungi oleh awak media melalui pesan Whatsapp hanya menjawab akan mengkonfirmasikan masalah ini ke SPPG yang bersangkutan.

“Terimakasih infonya pak, nanti saya konfirmasi lagi sama kepala SPPG yang di maksud,” ucap Imran Pangaduan.

Pori Aulia, Kepala SPPG Padang Tarok, menjawab bahwa ia dari pihak SPPG tidak melakukan hal tersebut.

“Kami dari SPPG tidak melakukan hal tersebut, pak. Dari pihak SPPG, sudah di serahkan melalui yayasan untuk mengelola pembuangan sampah tersebut melalui pihak ketiga selaku penanggung jawab sampah pembuangan SPPG. Untuk saat ini kami selaku kepala SPPG sedang menindaklanjuti permasalahan ini terkait sampah tersebut ke pihak ketiga, untuk mencari informasi dan pendalaman lebih lanjut,” jelas Pori Aulia.

Ketika di tanyakan apakah sampah ini benar berasal dari SPPG Padang Tarok, Pori Aulia membenarkan hal tersebut.

“Iya Pak, tapi ini terkait dengan SPPG tentu kami akan bertanggungjawab. Karena ini akan menjadi PR dan evaluasi bagi kami kedepannya, saat ini kami juga terkendala menghubungi pihak ke tiga, ketika coba kami hubungi nomor yang bersangkutan melalui telpon, yang mengangkat telpon kami anak yang bersangkutan, pak,” lanjutnya.

Pori Aulia juga menambahkan untuk langkah yang di ambil saat ini, selain mesin berkoordinasi dengan pihak ketiga, ia juga akan berkoordinasi dengan Dinas Perkim LH Kabupaten Tanah Datar. (KT)

“Terimakasih pak, segera kami laporkan dan koordinasikan langkah kedepannya, saat ini kami akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Dinas Perkim LH Kabupaten Tanah Datar,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *