Padang Panjang, Startingjounal.com-Mendampingi Bupati Tanah Datar, Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, S. PSi meninjau langsung lokasi kejadian pasca banjir dan tanah longsor di jembatan kembar, Silaiang Kota Padang Panjang, Sabtu (29/11).
Meninjau langsung titik longsor di kawasan Jembatan Kembar, perbatasan Tanah Datar – Padang Panjang, menjadi langkah penting untuk memastikan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.
“Hari ini, saya mendampingi Bupati Tanah Datar, Kakanda Eka Putra, bersama Forkopimda, Kapolres Padang Panjang AKBP Kartyana, serta Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Rony Mulyadi Dt. Bungsu, untuk melihat kondisi lapangan dan memastikan penanganan berjalan secara cepat dan terkoordinasi,” ujar Wabup Ahmad Fadly.
Lumpur yang menutupi jalan membuat akses antar kedua daerah ini terganggu, bahkan membahayakan para pengguna jalan. Karena itu, seluruh unsur pemerintah hadir untuk memetakan risiko, meninjau material longsor, dan menyiapkan langkah penanganan darurat agar mobilitas masyarakat tetap terjaga.
“Di balik upaya ini, duka sedang menyelimuti kita. Hingga saat ini, belasan korban telah ditemukan, namun masih ada yang belum berhasil dievakuasi. Yang membuat situasi semakin berat, beberapa di antara korban adalah aparat TNI dan Polri saat menjalankan tugas kemanusiaan untuk mengevakuasi warga. Pengorbanan mereka adalah wujud nyata keberanian dan dedikasi tanpa batas,” lanjutnya.
“Kami menyampaikan rasa simpati yang mendalam dan belasungkawa yang tulus kepada seluruh keluarga korban. Semoga Allah SWT memberikan ketabahan, kekuatan, dan tempat terbaik bagi mereka yang telah berpulang,” imbuh Wabup Ahmad Fadly.
Dalam situasi seperti ini, sinergi adalah kunci. Koordinasi lintas sektor baik dari pemerintah daerah, kepolisian, TNI maupun unsur legislatif terus diperkuat untuk memastikan pencarian korban, evakuasi material, pengamanan jalur, hingga rencana perbaikan permanen dapat berjalan maksimal.
“Semoga penanganan ini segera tuntas, akses kembali pulih, dan aktivitas masyarakat dapat berjalan normal kembali.
Kita bergerak bersama, dengan duka yang kita pikul bersama, demi Tanah Datar yang tangguh dan selalu sigap menghadapi bencana,” harap Wabup Ahmad Fadly. (KT)












