Bukittinggi, Startingnournalt.com-Jambore Kader PKK Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026 resmi ditutup Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Barat Vasko Ruseimy, Kamis siang (3/9) di Istana Bung Hatta Bukittinggi.
Pada saat penutupan tersebut juga diumumkan pemenang lomba gerakan PKK dan Dasawisma, dimana Dasawisma Messra 6 Jorong Patar Nagari Situmbuak Kecamatan Salimpaung berhasil menjadi juara I Tingkat Provinsi Sumatera Barat dan ketua Dasawisma Nagari Situmbuak ini dinobatkan menjadi Duta Dasawisma Provinsi Sumatera Barat.
Dasawisma Messra 6 Nagari Situmbuak tidak hanya aktif dalam program PKK, namun juga konsisten menjaga warisan budaya melalui Sulaman Kapalo Samek, bukti bahwa tradisi dan ekonomi kreatif bisa berjalan beriringan di tengah modernisasi.
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TPPKK) Tanah Datar Ny. Lise Eka Putra didampingi Staf Ahli TPPKK Ny. Dwinanda Ahmad Fadly, ungkapkan rasa syukur dan berikan apresiasi kepada Dasawisma Messra 6 Nagari Situmbuak yang telah berupaya keras mencapai hasil yang terbaik ditingkat Sumbar.
“Alhamdulillah capaian terbaik, Dasawisma Messra 6 Nagari Situmbuak telah memperlihatkan hasil nyata, kerja serius yang membuahkan hasil dan diakui di Sumatera Barat sebagai yang terbaik, namun kita jangan berpuas diri sampai disitu namun terus berkarya dan berinovasi untuk Tanah Datar makin jaya,”ucapnya.
Ny.Lise Eka Putra juga ungkapkan rasa syukur dan ucapan terima kasih kepada gerakan PKK Nagari Paninjauan walau belum juara I namun Alhamdulillah Pokja 2 harapan II lomba PAAREDI, pokja 4 lomba PHBS Plus juara III,”untuk itu kita harus terus benahi gerakan PKK tidak hanya di Nagari Paninjauan saja tapi setiap nagari di Tanah Datar, tidak semata untuk lomba namun continue kita benahi,”sampainya.
“Untuk jambore kader berprestasi Tanah Datar Juara I Penyuluhan Cakep Galeri Pelangi Pokja II dan Harapan I Bermain Peran, walau lomba Defile, Paduan Suara dan Solo Song, Cerdas Cermat, Sosialisasi dan Kampanye Pemilahan Sampah serta Penyuluhan Kesehatan belum berhasil, tetapi buat saya Kontingen Tanah Datar sudah memberikan penampilan yang maksimal dan terbaik,”pungkasnya.
Sebelumnya Ketua TPPKK Provinsi Sumatera Barat Ny. Harneli Mahyeldi dalam sambutan menutup jambore menegaskan, masyarakat tidak membutuhkan kader yang hanya hadir ketika ada kegiatan, tetapi kader yang hadir ketika benar-benar dibutuhkan dan mampu menggerakkan hati masyarakat.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh kader PKK, TP PKK kabupaten/kota, OPD, panitia, dewan juri, narasumber, mitra kerja serta seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan Jambore Kader PKK Berprestasi Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026 di Kota Bukittinggi.
“Kehadiran ibu-ibu bagi Umi adalah sebuah kemenangan. Kita boleh berpisah tempat dan kembali ke daerah masing-masing, tetapi tidak boleh berpisah semangat dan hati. Kita tetap berada dalam satu keluarga besar, keluarga besar PKK Sumatera Barat,” pungkasnya.
Sementara itu Wakil Gubernur Vasko Ruseimy mengatakan PKK punya peran strategis dalam pembangunan. “Kalau kita bicara PKK, tentu kita harus mengakui bahwa tanpa PKK akan ada ruang-ruang pembangunan di Sumatera Barat yang kosong. Karena kepala daerah tidak mungkin bekerja sendiri,”ucapnya.
Dikatakan Wagub lagi peran perempuan, khususnya kader PKK, sangat besar dalam mendukung pembangunan, baik di keluarga, masyarakat maupun pemerintahan. PKK bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian penting dalam menggerakkan dan memberdayakan masyarakat.
“Saya berharap kekompakan para Ketua TP PKK se-Sumatera Barat terus dijaga. Dengan kebersamaan, sinergi dan dukungan semua pihak, PKK akan semakin mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,”tutupnya.(KT)












