BERITA  

Event Pacu Kuda Hadir, Transaksi Meningkat, UMKM Terbantukan dan Masyarakat Euforia

Tanah Datar, Startingjournal.com-Alek anak nagari Pacu Kuda Wirabraja Open Race dan Tradisional yang digelar selama dua hari, 8–9 Februari 2026, di Gelanggang Pacu Kuda Dang Tuanku Bukit Gombak, Kabupaten Tanah Datar, tidak hanya menjadi ajang pelestarian tradisi dan hiburan masyarakat.

Lebih dari itu, alek pacu kuda ini juga membuka peluang ekonomi yang sangat menjanjikan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Tidak hanya pelaku UMKM lokal, pedagang dari berbagai daerah seperti Kota Padang, Bukittinggi, dan kabupaten/kota lainnya turut hadir untuk meraup keuntungan dari ramainya pengunjung.

Salah satunya adalah Fauziah Khairunnisa, pelaku UMKM asal Nagari Tanjung Barulak, Kecamatan Tanjung Emas, yang sehari-hari berjualan minuman berbahan dasar lidah buaya di rumahnya. Pada event ini, Fauziah ikut membuka stan di kawasan gelanggang pacu kuda Bukit Gombak.

Ia mengaku, event seperti Pacu Kuda Wirabraja sangat membantu pelaku UMKM karena tingginya jumlah pengunjung. Bahkan, Fauziah menyebutkan ini merupakan pengalaman pertamanya berjualan langsung di lokasi event besar.

“Event seperti ini sangat bagus dan sangat membantu kami. Dengan adanya kegiatan ini, kami bisa berjualan di sini untuk meningkatkan perekonomian,” ujarnya.

Sementara Tiara warga jorong Kubang Landai, Nagari Saruaso yang kesehariannya berjualan sate sangat bersyukur dengan adanya event pacu kuda ini. Dia mengatakan selama event berlangsung omzetnya jauh meningkat dari biasanya.

“Alhamdulillah dengan adanya pacu kuda ini jual beli lumayan lebih banyak dari biasanya. Kami berharap pacu kuda seperti ini bisa dilaksanakan dua kali dalam setahun,” harapanya.

Hal senada juga disampaikan Fajar, pedagang sate asal Kota Padang. Ia mengatakan sudah sering berjualan di berbagai event besar, bahkan hingga ke luar provinsi, seperti Pacu Jalur di Kuantan Singingi, acara wisuda, hingga Festival Tabuik di Pariaman.

“Kami memang sering pergi berjualan ke event-event seperti ini, bahkan sampai ke Kuansing. Ke acara wisuda, Tabuik di Pariaman, dan lainnya,” kata Fajar.

Menurutnya, para pedagang biasanya berangkat secara berkelompok untuk menekan biaya. “Kalau pergi berjualan seperti ini kami tidak sendiri, ada beberapa teman seprofesi. Kami sewa mobil bersama dan patungan biaya BBM. Untuk ke sini kemarin kami bayar Rp50 ribu per orang,” terangnya.

Sementara Bupati Tanah Datar Eka Putra mengatakan selama dua hari event pacu kuda dilaksanakan dukungan mengalir dari semua pihak, terutama para pemilik kuda dan tentunya Dandim 0307 Tanah Datar selaku ketua panitia sehingga event berjalan sukses.

Namun menurutnya, yang terpenting dari event ini adalah UMKM di Tanah Datar hidup karena transaksi yang terjadi selama dua hari ini sangat tinggi.

“Alhamdulillah dengan adanya event pacu kuda ini UMKM kita terbantu, dan transaksi mereka juga meningkat. Otomatis dengan begitu ekonomi masyarakat kita juga akan membaik, terutama pasca bencana yang terjadi beberapa bulan yang lalu,” tukasnya.

Pengunjung Membludak, Pemilik Tribun Raup Untung

Membludaknya pengunjung yang datang menyaksikan alek anak nagari Pacu Kuda di Gelanggang Dang Tuanku Bukit Gombak tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan pelaku UMKM, tetapi juga membawa keuntungan tersendiri bagi para pemilik tribun penonton.

Dengan mematok harga Rp15 ribu per orang bagi penonton yang ingin menyaksikan pacu kuda dari tribun, para pemilik tribun dipastikan meraup keuntungan yang cukup besar selama dua hari pelaksanaan event tersebut.

Tak hanya pemilik tribun, penjual karcis juga merasakan dampak ekonomi yang signifikan. Event pacu kuda ini menjadi peluang besar bagi mereka untuk menambah penghasilan guna menunjang ekonomi keluarga.

Selain itu, pemilik lahan dan petugas parkir turut diuntungkan. Tingginya jumlah pengunjung membuat lahan parkir penuh, sehingga memberikan keuntungan tambahan bagi pemilik lahan dan para petugas parkir selama kegiatan berlangsung. (KT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *