BERITA  

Di Antara Lumpur Yang Menutup Jalan, Ada Cerita Tentang Ketabahan.”

 

 

Tanwh Datar, Startingjounal.com-Warga Guguak Malalo kembali menuturkan kisah pilunya. Setelah banjir bandang menyapu jalan yang biasa dilalui kini ditutupi oleh material lumpur. Warga tak lagi bisa beraktifitas seperti hari-hari biasanya, mereka harus diungsikan perlahan, satu per satu, melalui perjalanan air, naik boat kecil yang menjadi satu-satunya jalan menuju Nagari Batu Taba.

Di atas perahu itu, terlihat Ibu yang memeluk anaknya erat-erat, Bapak yang menatap rumahnya dari kejauhan dengan mata yang mulai sembab, dan lansia yang berdoa sepanjang perjalanan, berharap semua segera reda. Setiap tetes air yang menyentuh perahu seakan mengabarkan betapa berat ujian yang mereka pikul hari ini.

Namun di balik duka, ada cahaya yang tak padam.

Ada tangan-tangan yang saling menguatkan.

Ada langkah kecil menuju tempat aman yang menjadi simbol bahwa Nagari Guguak Malalo tidak patah hanya tertahan, dan akan bangkit kembali.

Interaksi bersama para korban membawa rasa haru yang sulit disembunyikan. Cerita-cerita mereka bukan sekadar tentang kehilangan, tapi juga tentang keberanian bertahan di tengah ketidakpastian.

Semoga setiap perjalanan menuju pengungsian menjadi awal baru.

Semoga Tanah Datar kembali berdiri, lebih kuat dari sebelumnya. (KT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *