Tanah Datar, Startingjounal.com-Untuk membantu memulihkan kondisi mental dari anak-anak korban pasca bencana banjir dan tanah longsor di lokasi pengungsian, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Datar, memerintahkan dan menugaskan tim Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) SMP Kabupaten Tanah Datar untuk melaksanakan kegiatan trauma Healing.
Pada kesempatan itu, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Datar, Inhendri Abas, S.Pd, M.M Dt. Rajo Tan Basa menuturkan bahwa kegiatan ini guna memulihkan kembali mental anak-anak terutama yang menjadi korban bencana alam kemaren.
“Trauma healing sangat bermanfaat bagi siswa, membuat siswa yang trauma kembali bergembira dan bersemangat kembali untuk belajar, kegiatan ini sangat membantu para siswa kita dimana sebelumnya masih banyak anak-anak kita yang merasa trauma atas musibah yang menimpa mereka sebenarnya,” papar Inhendri Abas, Sabtu (6/12) di lokasi pengungsian Nagari Batu Taba.
Lebih lanjut, Inhendri Abas juga menyampaikan peran guru bimbingan konseling sangat besar dalam kegiatan ini.
“Salah satu tugas dari para guru bimbingan konseling adalah kembali memulihkan dan mencari solusi untuk mental anak yang mengalami trauma. Di samping itu, kami juga melaksanakan arahan dari pimpinan untuk bisa memaksimalkan upaya kami dalam membantu anak-anak yang menjadi korban bencana tersebut. Kegiatan trauma healing ini serentak di lakukan dimana kita bagi menjadi beberapa kelompok untuk setiap lokasi pengungsian, semoga dengan adanya kegiatan trauma healing ini bisa kembali memulihkan mental dan semangat anak-anak kita untuk kembali belajar dan meraih apa yang mereka impikan. Kami selalu hadir di tengah-tengah mereka untuk memberikan yang terbaik buat masa depan anak-anak kita,” pungkasnya.
Kegiatan trauma healing ini menyediakan berbagai macam permainan anak-anak dan serentak di laksanakan di seluruh lokasi pengungsian yang ada di Kabupaten Tanah Datar, mulai dari Kecamatan Batipuh Selatan yang lokasi pengungsiannya ada di Nagari Batu Taba, Kecamatan Batipuh dimana lokasinya ada di Nagari Batipuh Baruah dan Nagari Bungo Tanjung serta Kecamatan X Koto dimana lokasi pengungsian ada di Nagari Singgalang. (KT)












