Tanah Datar, Startingjounal.com-Penutupan kegiatan Festival Tapaga (Taman Pagaruyung) yang di selenggarakan oleh IKEY Star (Insan Keyboardist Tanah Datar) yang bekerjasama dengan BPK Wilayah III Sumatera, di laksanakan di Nagari Simpuruik, Kecamatan Sungai Tarab, Minggu (30/11). Kegiatan merupakan bantuan fasilitas pelestarian budaya dari Badan Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah III Sumatera dengan pagu dana sebesar Rp 50 juta, yang di laksanakan mulai tanggal 8,15 dan 30 November 2025. Pada kesempatan itu, Mas Mon selaku Ketua IKEY Star menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada BPK Wilayah III Sumatera yang telah membantu dan mendukung pelaksanaan pagelaran seni tradisi ini.
“Kami ucapkan terimakasih atas supportnya dari BPK Wilayah III. Semoga kegiatan pelestarian budaya khususnya di Tanah Datar akan terus berkesinambungan. Juga terimakasih kepada Pemda Tanah Datar yang selama ini selalu mendukung penuh kegiatan pelestarian budaya yang ada di Tanah Datar. Khususnya Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Tanah Datar, kami juga mengucapkan terimakasih atas bimbingannya selama ini kepada kami khususnya pelaku seni,” jelas Mas Mon.
Lebih lanjut, Mas Mon juga berharap untuk kedepannya agar bantuan yang di turunkan oleh BPK Wilayah III Sumatera lebih besar lagi.
“Sebab kami juga ingin lebih mengembangkan dan melestarikan adat budaya kita melalui warisan budaya terhadap anak cucu kita nanti. Tentu kita membutuhkan segala lini untuk mendorong kreatifitas anak cucu kita agar lebih mencintai dan memahami serta melestarikan kebudayaan kita,” ujar Mas Mon.
Acara ini di meriahkan juga oleh sanggar seni randai Elok Basamo dari Sungai Tarab, Shalawat Dulang dari Sinar Barapi (Jon Cakra), dan tamu undangan lainnya.
Junaidi TD, Ketua Pelaksana Kegiatan ini menyampaikan bahwa selaku pembina IKEY Star berharap kegiatan ini rutin di adakan tiap tahunnya.
“Kegiatan ini merupakan wujud dari kesenian tradisional yang ada di Kabupaten Tanah Datar. Ikey Star salah satu wadah untuk menjembatani seniman-seniman yang ada baik di Tanah Datar maupun di luar Tanah Datar. Berkolaborasi dengan BPK Wilayah III Sumatera, kami berharap kesenian baik itu adat maupun budaya yang ada di Tanah Datar bisa terjaga, terwariskan dan tetap menjadi pembeda di perkembangan teknologi saat ini,” jelas Junaidi TD.
Terakhir, Junaidi TD berpesan kepada generasi muda agar selalu mencintai, melestarikan dan mengembangkan seni budaya tradisional Minangkabau ke depannya.
” Adat dan budaya Minangkabau ini merupakan seni budaya yang erat kaitannya dengan norma agama. Selaku penerus, kaum generasi muda harus mampu menjadikan seni budaya ini sebagai warisan yang harus di lestarikan, di kembangkan serta di dukung penuh untuk menjadikan generasi muda yang kreatif, berakhlak dan tetap cinta budaya,” pungkas Junaidi TD. (KT)












