BERITA  

Yan Purwandi Pacu Preservasi Jalan Padang–Painan–Kambang, Jalur Ekonomi dan Wisata Pesisir Selatan Kini Semakin Lancar

PESISIR SELATAN | Aktivitas preservasi ruas jalan nasional Padang–Painan–Kambang terus dipercepat oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat guna menjaga kelancaran akses transportasi, distribusi logistik, hingga konektivitas wisata di wilayah pesisir barat Sumatera Barat. Jalur strategis yang selama ini menjadi urat nadi perekonomian masyarakat tersebut kini mulai terlihat lebih baik dan semakin nyaman dilalui pengguna jalan, Kamis (7/5/2026).

Di sejumlah titik pekerjaan, alat berat tampak terus bergerak melakukan pengaspalan, patching, pemasangan mortar hingga pelapisan ulang permukaan jalan yang mengalami penurunan kualitas. Aktivitas para pekerja di lapangan berlangsung sejak pagi untuk memastikan kondisi jalan tetap terjaga dan mampu menunjang mobilitas masyarakat secara optimal.

Ruas Padang–Painan–Kambang sendiri dikenal sebagai salah satu jalur nasional paling vital di Sumatera Barat. Selain menjadi penghubung utama aktivitas ekonomi masyarakat pesisir, jalan tersebut juga menjadi akses penting menuju berbagai destinasi wisata unggulan yang setiap harinya ramai dilintasi kendaraan pribadi maupun angkutan logistik.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.3 BPJN Sumatera Barat, Yan Purwandi, ST., MT., mengatakan preservasi jalan dilakukan sebagai langkah strategis pemerintah dalam menjaga kualitas infrastruktur nasional agar tetap aman, nyaman, dan berfungsi maksimal bagi masyarakat.

“Preservasi ini bukan sekadar memperbaiki jalan rusak, tetapi memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga. Jalan nasional harus mampu mendukung aktivitas ekonomi, sosial, dan pariwisata secara berkelanjutan,” ujar Yan Purwandi.

Menurutnya, penanganan dini terhadap kerusakan jalan menjadi langkah penting agar kondisi ruas nasional tidak mengalami kerusakan berat yang dapat mengganggu mobilitas masyarakat serta membutuhkan biaya penanganan lebih besar di kemudian hari.

Ia menjelaskan, pekerjaan preservasi dilakukan secara bertahap di sejumlah titik prioritas dengan tetap memperhatikan kualitas material serta standar keselamatan kerja. Pemerintah, kata dia, ingin masyarakat benar-benar merasakan manfaat nyata dari pembangunan infrastruktur yang dilakukan.

“Kami ingin pengguna jalan merasa aman dan nyaman saat melintas. Karena itu pekerjaan dilakukan dengan pengawasan ketat agar hasilnya maksimal dan kualitas jalan tetap terjaga dalam jangka panjang,” tambahnya.

Keberadaan jalan nasional yang mantap dinilai sangat penting bagi masyarakat pesisir selatan. Selain mempercepat distribusi hasil pertanian dan perdagangan, kondisi jalan yang baik juga membantu menekan biaya transportasi dan mempercepat waktu perjalanan masyarakat.

Salah seorang sopir angkutan barang asal Painan, Rahmad (43), mengaku kondisi jalan yang semakin baik membuat aktivitas distribusi logistik menjadi lebih lancar dibanding sebelumnya. Menurutnya, beberapa titik yang dulu bergelombang kini sudah jauh lebih nyaman dilalui kendaraan besar.

“Kalau jalan mulus seperti sekarang, kendaraan juga lebih awet dan perjalanan jadi cepat. Kami sangat terbantu dengan pekerjaan yang dilakukan BPJN Sumbar,” katanya.

Hal senada disampaikan Rika Putri (31), warga Lengayang, yang hampir setiap hari melintasi ruas Padang–Painan–Kambang untuk bekerja. Ia menilai perbaikan jalan memberi dampak besar terhadap kenyamanan masyarakat pengguna kendaraan roda dua.

“Sekarang berkendara terasa lebih aman, terutama malam hari. Dulu ada beberapa titik yang rusak dan cukup membahayakan pengendara motor,” ujarnya.

Sementara itu, seorang pelaku usaha kuliner di kawasan pesisir, Hendri (46), menyebut kondisi jalan nasional yang baik turut berdampak terhadap peningkatan jumlah wisatawan yang datang ke wilayah Pesisir Selatan.

“Kalau akses jalan bagus, wisatawan juga senang datang. Dampaknya langsung terasa ke usaha masyarakat kecil seperti kami,” tuturnya.

Program preservasi jalan nasional tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah pusat melalui BPJN Sumbar dalam menjaga infrastruktur strategis agar tetap mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Jalur Padang–Painan–Kambang sendiri selama ini menjadi salah satu lintasan dengan tingkat mobilitas cukup tinggi di wilayah pesisir Sumatera Barat.

Di tengah meningkatnya aktivitas kendaraan, keberadaan jalan yang aman dan nyaman menjadi kebutuhan utama masyarakat. Karena itu, pemerintah terus berupaya menjaga kualitas ruas nasional melalui pemeliharaan rutin dan penanganan cepat di titik-titik yang mengalami kerusakan.

Masyarakat pun berharap program preservasi jalan nasional tersebut terus berlanjut secara berkesinambungan agar konektivitas wilayah pesisir Sumatera Barat semakin baik dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat dalam jangka panjang.

Catatan Redaksi: Infrastruktur jalan yang baik bukan hanya menghadirkan kenyamanan perjalanan, tetapi juga menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan kesejahteraan masyarakat di daerah.

ADAM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *