Tanah Datar, Startingjournal.com-Pemberian bantuan alat Kesehatan Antropometri Kit dari Dompet Duafa Indonesia di wakili oleh Kepala Dinas Kesehatan Tanah Datar, Aris Sumantri ke Puskesmas Batipuh Selatan dalam rangka Revitalisasi Posyandu di daerah terdampak bencana, Senin (2/2).
Bantuan alat kesehatan berupa Antropometri Kit dan Tensimeter Digital ini merupakan kegiatan yang berkolaborasi antara dompet Duafa Indonesia dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat dalam rangka Revitalisasi Posyandu di daerah terdampak bencana termasuk Kabupaten Tanah Datar.
Alat Antropometri Kit berfungsi sebagai alat ukur standar Kementerian Kesehatan untuk memantau tumbuh kembang anak dan mendeteksi stunting secara dini melalui pengukuran berat badan, panjang/ tinggi badan, lingkar kepala, dan lingkar lengan atas. Alat ini krusial untuk mencegah gizi buruk, obesitas, dan mengidentifikasi risiko gangguan pertumbuhan.
“Revitalisasi Posyandu merupakan upaya strategis meningkatkan fungsi, kinerja, dan strata Posyandu agar lebih aktif dan berkesinambungan melalui peningkatan sarana prasarana, serta integrasi layanan sosial dasar (KIA, KB, gizi, stunting). Tujuannya adalah mentransformasi Posyandu menjadi pusat pelayanan kesehatan keluarga yang terintegrasi, profesional, dan adaptif di era digital untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ujar Aris Sumantri.
Yang diharapkan dari penggunaan alat ini adalah: kita mendapatkan data pertumbuhan secara akurat, dapat mendeteksi dini masalah gizi dan gangguan pertumbuhan pada bayi dan balita, mengoptimalkan pelayanan posyandu sehingga masalah gangguan pertumbuhan dapat terdeteksi dan diambil tindakan secara dini oleh tenaga kesehatan, lanjutnya.
“Sesuai arahan Bupati bahwa Dinas Kesehatan harus dapat menggunakan tiap potensi yang ada untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Tanah Datar,” tutup Kadis Kesehatan Tanah Datar tersebut. (KT)












