BERITA  

Pemkab Tanah Datar Tegaskan Komitmen Lanjutkan Program Satu Rumah Satu Hafiz

Tanah Datar, Startingjournalt.com-Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bersama DPRD dan seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) berkomitmen untuk terus mendukung keberlanjutan program Satu Rumah Satu Hafiz Al-Qur’an sebagai upaya membentuk karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Tanah Datar Eka Putra bersama Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra dalam sambutannya pada kegiatan pelaksanaan Waqaf 1000 Hafiz ke XI di Istano Basa Pagaruyung Minggu, (11/10/).

Bupati Eka Putra menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para orang tua, anak-anak, serta ustaz dan ustazah yang selama ini konsisten menjalankan program tersebut.

Menurutnya, keberhasilan program tidak terlepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga pendidikan keagamaan dan pemerintah nagari.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada orang tua, anak-anak, serta ustaz dan ustazah yang konsisten menjalankan program Satu Rumah Satu Hafiz ini,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada DPRD Kabupaten Tanah Datar yang terus memberikan dukungan anggaran, sehingga program pembinaan tahfiz Al-Qur’an tetap dapat berjalan di tengah kebijakan efisiensi anggaran dan berkurangnya transfer keuangan dari pemerintah pusat.

Bupati menjelaskan, program wakaf Al-Qur’an telah berjalan sejak masa pemerintahan Bupati Tanah Datar sebelumnya, almarhum Irdinansyah Tarmizi. Saat dirinya menjabat, program tersebut kemudian diperdalam dan diperkuat melalui program Satu Rumah Satu Hafiz Al-Qur’an, yang turut dimotori almarhum Ustaz Afrizon.

Menurut Eka Putra, program ini bukan sekadar upaya meningkatkan jumlah penghafal Al-Qur’an, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia dan memiliki landasan agama yang kuat.

“Saya bermimpi pada 2045 nanti, ketika Indonesia memasuki era Indonesia Emas, mulai dari bupati, wakil bupati, kapolres, kajari, ketua DPRD, anggota dewan, hingga para pejabat dan pimpinan lembaga di Tanah Datar, semuanya menjadi hafiz Al-Qur’an,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra menegaskan bahwa DPRD mendukung penuh keberlanjutan program Satu Rumah Satu Hafiz Al-Qur’an karena memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi muda.

Ia menilai, kehadiran unsur Forkopimda, Kepala Kantor Kementerian Agama, Rektor UIN, serta berbagai pemangku kepentingan dalam kegiatan tersebut menjadi bukti adanya dukungan bersama terhadap program pembinaan keagamaan di Kabupaten Tanah Datar.

Anton mengakui, kondisi keuangan daerah saat ini menghadapi tantangan akibat berkurangnya alokasi transfer keuangan dari pemerintah pusat, termasuk untuk tahun anggaran 2027.

Meski demikian, menurutnya, keterbatasan anggaran tidak boleh mengurangi perhatian terhadap program yang berdampak langsung pada pembentukan karakter generasi muda.

“Walaupun transfer keuangan daerah semakin berkurang, kami melihat pemerintah daerah tetap memprioritaskan pembinaan tahfiz ini. DPRD juga mendukung agar program Satu Rumah Satu Hafiz tetap dianggarkan dalam APBD Kabupaten Tanah Datar,” tegasnya. (KT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *