Tanah Datar, Startingjournalt.com-Kegiatan upacara gabungan dari Gugus IV kecamatan Lintau Buo Utara yang di hadiri oleh 7 Kepala Sekolah Dasar se Nagari Lubuk Jantan dan Tapi Selo, Senin (14/9), dilaksanakan di SD Negeri 01 Lubuak Jantan. Desilina, S.tan.Pd, Kepala SD Negeri 04 Tapi Selo, selaku pembina upacara memberikan apresiasi terhadap persiapan peran anak-anak murid dala melaksanakan kegiatan upacara ini.
“Terimakasih kepada anak-anak saya yang telah menyiapkan kegiatan ini dengan matang yang di bimbing langsung oleh gurunya masing-masing sekolah. Kegiatan merupakan program dari kepala sekolah se gugus empat untuk melaksanakan kegiatan yang kita roling bergantian di masing-masing sekolah di gugus empat ini,” ujarnya.
Ia juga menghimbau kepada seluruh anak-anak dan guru untuk memakai masker agar terjaga kesehatannya di karena kan cuaca akhir-akhir ini yang tidak baik.
“Jangan lupa pakai masker untuk menghindari kabut asap dan jaga kesehatan karena cuaca yang tidak baik saat ini,” ungkapnya.
Rita Anggraini, S. Pd, Kepala SD Negeri 01 Lubuk Jantan pada kesempatan itu juga menambahkan bahwa selain upacara bergilir ini rutin kami lakukan, kami juga sedang mempersiapkan langkah selanjutnya untuk program kelompok kerja guru.
“Program kelompok kerja guru ini berfungsi untuk materi peningkatan kompetensi guru. Seperti yang sudah kami laksanakan di gugus empat, materi intra kurikuler dan ko kurikuler. Kebetulan pertemuan pertanya di sekolah kami, SD Negeri 01 lubuk Jantan,” papar Rita.
Rita juga berharap semoga program ini terlaksana sesuai dengan yang telah di rencanakan sebelumnya.
“Setidaknya, dalam satu bulan sekali kami selalu berinteraksi dengan kepala sekolah lainnya saling berbagi informasi,” sambungnya.
Di sekolah kami sendiri ada beberapa program yang bisa kami apungkan sebagai program unggulan sekolah.
“Seperti ekstrakurikuler, tahfiz Quran, forum Anisa Arijal, pramuka, drumband, seni tari dan musik talempong juga silek. Kami juga dapat program Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) dari Kementerian Kebudayaan berupa surau silek, yaitu mengangkat kearifan lokal dan melestarikan budaya kepada anak-anak murid kami agar mereka paham dan tau untuk budaya mereka sendiri,” imbuhnya.
Terakhir, Rita juga berharap agar setiap program terlaksana dengan baik dengan selalu berkoordinasi dan berkolaborasi baik dengan dinas pendidikan, antar sekolah dan masyarakat setempat.
“Support dan dukungan selalu kami dapatkan baik dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Datar, Pemerintahan Nagari Lubuk Jantan sendiri, juga komite dan masyarakat kami,” pungkasnya. (KT)












