Tanah Datar, Startingjournalt.com-Kelompok Dasawisma Mesra VI di Nagari Situmbuak menjalani penilaian sebagai bagian dari ajang Dasawisma Berprestasi tingkat Provinsi Sumatera Barat, Rabu (29/04), di Jorong Patir, Kecamatan Salimpaung.
Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk menilai implementasi program PKK di tingkat keluarga sekaligus memperkuat peran Dasawisma sebagai ujung tombak pembangunan masyarakat.
Bupati Tanah Datar, Eka Putra, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh penggerak PKK, mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga nagari. Ia menilai dedikasi dan eksistensi para kader PKK di Nagari Situmbuak telah terlihat nyata melalui pembinaan yang dilakukan secara berjenjang.
“Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja sama seluruh elemen pengurus PKK yang terus berupaya meningkatkan kualitas program di tengah masyarakat. Saya secara khusus mengapresiasi konsistensi Kelompok Dasawisma Mesra VI dalam menjalankan berbagai kegiatan yang berdampak positif.” ucapnya.
Eka Putra juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap inovasi yang dilakukan Dasawisma Mesra VI, terutama dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat serta ketahanan pangan keluarga. Ia menilai langkah tersebut sebagai bentuk nyata kontribusi PKK dalam pembangunan daerah.
Selain itu, perhatian khusus diberikan pada upaya pelestarian budaya lokal melalui kerajinan Sulam Kapalo Samek. Ia menegaskan bahwa di tengah arus modernisasi, komitmen ibu-ibu di Nagari Situmbuak dalam menjaga tradisi menjadi hal yang patut diapresiasi.
“Sulaman tersebut bukan sekadar produk kerajinan, tetapi juga merupakan simbol ketahanan budaya sekaligus bagian dari pengembangan ekonomi kreatif masyarakat. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berdampak pada ekonomi keluarga, tetapi juga menjaga identitas budaya daerah.” jelasnya.
Eka Putra menambahkan bahwa integrasi antara program pokok PKK dengan pelestarian seni tradisional menjadi nilai lebih bagi Dasawisma Mesra VI. Ia berharap upaya tersebut dapat terus dikembangkan agar generasi mendatang tetap mengenal warisan budaya daerah.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Tanah Datar, Ny Lise Eka Putra, menyampaikan harapan agar Dasawisma tidak hanya aktif saat penilaian, tetapi mampu menjadi gerakan yang berkelanjutan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Dasawisma diharapkan menjadi wadah berbagi solusi, ruang pemberdayaan perempuan, serta jaringan kepedulian sosial yang memastikan tidak ada keluarga yang tertinggal. Selain itu, Dasawisma juga harus mampu menjawab berbagai tantangan zaman, seperti stunting, ekonomi keluarga, dan perubahan sosial.” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh kader Dasawisma yang telah bekerja dengan penuh ketulusan. Menurutnya, langkah kecil yang dilakukan hari ini memiliki dampak besar bagi masa depan Tanah Datar.
“Terima kasih kepada tim penilai dari Provinsi Sumatera Barat atas kehadiran, bimbingan, dan arahan yang diberikan. Kami selaku Pembina dan kader berkomitmen untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelaksanaan program-program yang ada di PKK.” tegasnya.
Di sisi lain, Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Barat, Ny Harneli Mahyeldi, menegaskan bahwa penilaian Dasawisma bukan sekadar seremonial, melainkan upaya memastikan 10 Program Pokok PKK benar-benar terlaksana di tingkat keluarga.
“Pentingnya peran Dasawisma dalam mewujudkan keluarga yang bahagia dan sejahtera, baik di dunia maupun di akhirat. Keberhasilan program PKK sangat bergantung pada implementasi di kelompok kecil yang terdiri dari 10 hingga 20 rumah.” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya peran keluarga, khususnya ibu, dalam membentuk generasi yang berkualitas. Ia menyoroti tantangan era digital yang memerlukan pengasuhan bijak melalui program Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI).
“Pendidikan agama menjadi fondasi utama dalam keluarga, termasuk membiasakan anak melaksanakan ibadah, memahami nilai-nilai moral, serta menjauhi berbagai pengaruh negatif. Dengan demikian, diharapkan dapat terwujud generasi emas Indonesia yang berakhlak dan berdaya saing.” katanya.
Melalui kegiatan penilaian ini, diharapkan Kelompok Dasawisma Mesra VI dapat menjadi contoh bagi kelompok lainnya dalam mengimplementasikan program PKK secara optimal, sekaligus memperkuat peran keluarga sebagai pilar utama pembangunan masyarakat.
Turut Hadir Wakil Ketua TP PKK Tanah Datar, Ketua Organisasi Organisasi Wanita se Tanah Datar, Staff Ahli Bupati, Kepala OPD, Camat dan Forkopimca se Tanah Datar dan Undangan Lainya. (KT).












