Tanah Datar, Startingjournal.com-Bupati Tanah Datar Eka Putra menegaskan lima prinsip utama yang harus dimiliki Aparatur Sipil Negara (ASN), yakni integritas, disiplin dan profesionalisme, inovasi, loyalitas kepada negara, serta orientasi pada kepuasan masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Retreat ASN formasi 2024 dan 2025 di Islamic Centre Tanah Datar, Kamis (29/10). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Tanah Datar membangun aparatur yang berkarakter, kompeten, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Eka Putra menegaskan, menjadi ASN bukan sekadar memperoleh pekerjaan dan penghasilan, melainkan mengemban amanah untuk melayani masyarakat.
“ASN harus mampu memberikan hasil kerja, menghadirkan solusi, dan membawa perubahan. Kepintaran saja tidak cukup tanpa integritas, disiplin, tanggung jawab, dan kemauan untuk terus belajar,” tegasnya.
Ia kemudian menyoroti lima hal penting yang menjadi fondasi ASN profesional.
Pertama, integritas dan karakter. ASN harus jujur, menjaga etika, serta tidak menyalahgunakan jabatan dan kewenangan. Kepercayaan publik hanya dapat dibangun melalui tindakan yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kedua, disiplin dan profesionalisme. Setiap ASN dituntut bekerja tepat waktu, memahami tugas dan tanggung jawab, menuntaskan pekerjaan sesuai target, serta terus meningkatkan kompetensi. Disiplin, menurutnya, harus lahir dari kesadaran, bukan semata-mata karena pengawasan.
Ketiga, inovasi dan pola pikir maju. ASN harus berani mencari solusi, memperbaiki proses kerja, dan menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, mudah, serta efektif tanpa melanggar aturan. Kemampuan digital generasi muda juga perlu dimanfaatkan untuk mendukung kinerja dan keterbukaan informasi pemerintah.
Keempat, loyalitas kepada negara dan organisasi. Loyalitas bukan berarti membenarkan semua keputusan atasan, melainkan menjalankan tugas secara bertanggung jawab serta menyampaikan kritik dan saran dengan santun, etis, dan profesional. Kerja sama tim juga menjadi kunci keberhasilan organisasi.
Kelima, kepuasan masyarakat sebagai ukuran keberhasilan. ASN harus menghadirkan pelayanan yang ramah, cepat, responsif, dan transparan. Keluhan masyarakat perlu dijadikan bahan evaluasi, bukan diabaikan.
“Keberhasilan ASN bukan hanya dilihat dari pekerjaan yang selesai, tetapi dari manfaat yang dirasakan masyarakat. Jika pelayanan masih dikeluhkan, berarti ada yang perlu kita perbaiki,” ujarnya.
Eka Putra berharap ASN formasi 2024 dan 2025 mampu menjadi energi baru bagi birokrasi Tanah Datar. Ia mendorong para aparatur terus belajar, berani menyampaikan gagasan, dan bekerja sebagai satu tim demi meningkatkan kualitas pemerintahan.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Tanah Datar Ronal Satria menyampaikan bahwa retreat tersebut bertujuan memperkuat integritas, kedisiplinan, dan profesionalisme ASN. Kegiatan yang semula direncanakan di bumi perkemahan dialihkan ke Islamic Centre dengan mempertimbangkan kondisi kesehatan peserta, kabut asap, dan hujan.
“Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar berharap ASN baru tidak hanya memenuhi tuntutan administrasi, tetapi juga mampu menghadirkan perubahan nyata. Integritas membangun kepercayaan, disiplin menjaga kualitas kerja, inovasi membuka jalan perbaikan, loyalitas memperkuat organisasi, dan pelayanan publik menjadi bukti pengabdian kepada masyarakat” Ujarnya. (KT)












