Tanah Datar, Startingjournalt.com-Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, S.Psi., melantik empat pejabat administrator dan sembilan pejabat pengawas serta menugaskan 13 kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.Kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat manajerial tersebut berlangsung di Aula Kantor Bupati Tanah Datar, Senin (26/10/2026).
Dalam arahannya, Ahmad Fadly mengucapkan selamat kepada para pejabat yang dilantik dan kepala sekolah yang menerima penugasan. Ia mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Jabatan yang dipercayakan kepada saudara-saudara hendaknya dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Jadilah pemimpin yang bijaksana, mampu memberikan solusi, jujur, berintegritas, dan dapat menjadi teladan bagi orang-orang yang dipimpin,” pesannya.
Ia menegaskan, seorang pemimpin tidak cukup hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga harus mampu membangun suasana kerja yang baik, mendorong kolaborasi, serta memotivasi staf untuk mencapai tujuan organisasi.
“Seorang pemimpin harus mampu membina dan memotivasi bawahannya. Bangun kerja sama yang baik, berikan contoh melalui tindakan, dan pastikan seluruh jajaran bergerak dengan visi yang sama untuk mencapai tujuan organisasi,” ujarnya.
Pejabat administrator yang dilantik menempati jabatan baru sebagai berikut:
1. Yoghi Alfinder, S.STP. – Camat Sungayang.
2. Ardiwan, SE., MM. – Camat Tanjung Baru.
3. Andry, SE. – Sekretaris pada Kantor Camat Sungayang.
4. Weni Sadli, SE., MM. – Sekretaris pada Kantor Camat Salimpaung.
Sementara itu, pejabat pengawas yang dilantik beserta jabatan barunya adalah:
1. Dewi Rozanty AB, SE. – Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian pada Kantor Camat Sungai Tarab.
2. Irvan Toni, SM. – Kepala Seksi Kurikulum, Penilaian Peserta Didik dan Pembangunan Karakter pada Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
3. MH. Arfansyah, S.Kom. – Kepala Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan SD, SMP dan Tenaga Kebudayaan pada Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
4. Dedek Supardana, S.M. – Kepala Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan PAUD, Pendidikan Nonformal dan Tenaga Kebudayaan pada Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
5. Hamdanur Irfan, S.Pi. – Kepala Subbagian Tata Usaha pada UPTD Balai Benih Ikan Dinas Pangan dan Perikanan.
6. Sepdawendahayalis, SE. – Kepala Subbagian Perencanaan dan Keuangan pada Kantor Camat Salimpaung.
7. Yesi Marlina, SHI., M.H. – Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian pada Kantor Camat Sungayang.
8. Demi Roida N, S.K.M. – Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian pada Kantor Camat Tanjung Baru.
9. Eldeca Dwi Putri Martania, S.Tr.IP. – Kepala Seksi Tata Pemerintahan pada Kantor Camat Salimpaung.
Selain pelantikan pejabat administrator dan pengawas, Pemkab Tanah Datar juga menugaskan 13 kepala sekolah pada satuan pendidikan di daerah tersebut. Berikut nama dan penugasan masing-masing:
1. Silvia Roza, S.Pd. – Kepala UPT SDN 14 Limo Kaum.
2. Siti Rohmah, S.Pd. – Kepala UPT SDN 15 Gurun.
3. Wedra, S.Pd.I. – Kepala UPT SDN 10 Sungai Jambu.
4. Surya Murni, S.Pd. – Kepala UPT SDN 19 Paninjauan.
5. Elda Nengsi, S.Pd. – Kepala UPT SDN 24 Limo Kaum.
6. Septi Maharni, S.Pd.SD. – Kepala UPT SDN 01 Simabur.
7. Riva Syilvia, S.Pd. – Kepala UPT SDN 07 Tanjung Barulak.
8. Diana Riska, S.Pd. – Kepala UPT SMPN 2 Tanjung Baru.
9. Suherman, S.Pd. – Kepala UPT SMPN 2 Batusangkar.
10. Andina, S.Pd. – Kepala UPTD TK Negeri Pembina Kecamatan Tanjung Baru.
11. Rina Sridewi, S.Pd.AUD. – Kepala UPTD TK Negeri Pembina Kecamatan Lintau Buo Utara.
12. David Syasli, S.S., M.Pd. – Kepala UPT SMPN 4 X Koto.
13. Osmaidar, S.Pd. – Kepala UPT SMPN 1 X Koto.
Ahmad Fadly juga mendorong para pejabat untuk terus melahirkan inovasi dalam pelaksanaan tugas. Menurutnya, inovasi tidak selalu identik dengan program besar atau anggaran yang besar, tetapi dapat dimulai dari langkah sederhana yang memberikan dampak nyata.
“Jangan berpikir bahwa inovasi itu harus membutuhkan biaya yang besar. Dengan sumber daya yang terbatas, kita tetap bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat apabila mampu mengelolanya secara kreatif dan tepat sasaran,” ungkapnya.
Kepada 13 kepala sekolah yang menerima penugasan, Ahmad Fadly berharap pergantian lingkungan kerja dapat menjadi momentum untuk menghadirkan semangat baru dalam meningkatkan mutu pendidikan.
“Ketika mendapatkan tempat tugas yang baru, bawalah semangat baru, kreativitas, dan inovasi. Lihat apa yang perlu dibenahi, apa yang bisa ditingkatkan, dan bagaimana sekolah yang dipimpin dapat memberikan pelayanan pendidikan yang lebih baik,” katanya.
Ia turut menyoroti persoalan menurunnya jumlah peserta didik di sejumlah sekolah negeri. Bahkan, berdasarkan kondisi yang disampaikannya, terdapat sekolah yang hanya menerima 12 siswa.
“Ini menjadi tantangan bagi kita bersama. Bagaimana sekolah bisa semakin dipercaya oleh masyarakat? Kita harus melihat kembali kualitas pembelajaran, pelayanan, dan berbagai hal yang dapat membuat orang tua yakin untuk menyekolahkan anaknya di sekolah tersebut,” ujarnya.
Menurutnya, peningkatan mutu pendidikan membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, terutama kepala sekolah dan guru sebagai unsur yang berinteraksi langsung dengan peserta didik.
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Fadly turut menegaskan pentingnya profesionalitas dan kedisiplinan tenaga pendidik. Kepala sekolah diminta menjalankan fungsi pembinaan agar guru dapat melaksanakan tugas dengan baik, menjaga etika, serta mematuhi aturan yang berlaku.
“Guru memiliki tanggung jawab besar dalam mendidik generasi masa depan. Karena itu, jalankan tugas dengan penuh dedikasi, disiplin, dan tanggung jawab. Hindari perbuatan yang bertentangan dengan norma masyarakat maupun ketentuan hukum,” tegasnya. (KT)












