BERITA  

Open Race Pacu Kuda Tanah Datar Wirabraja, Geliat Ekonomi Pengusaha Mikro Yang Meningkat

Tanah Datar, Startingjournal.com-Event pacu kuda Tanah Datar Wirabraja 2026 yang di laksanakan, Minggu (8/2) selama dua hari berturut-turut, di lapangan pacu kuda Bukit Gombak mendatangkan pundi-pundi cuan bagi para pedagang dan pelaku usaha UMKM yang berjualan di seputaran lapangan pacu kuda tersebut. Hal ini di sampaikan oleh salah seorang pedagang (warung kopi), Nursyah (64) kepada Startingjournal.com.

“Alhamdulillah pak, pesta rakyat ini sudah lama kami tunggu kehadirannya, sejak terakhir kita adakan di tahun 2023. Kami selaku pedagang kecil merasa sangat bersyukur karena pendapatan yang kami dapatkan dari berjualan melebihi yang biasanya kami berjualan di keseharian. Daya beli masyarakat yang tumpah ruah saat ini menghadiri alek pacu kudo ini sangat kuat, pak. Buktinya dari pagi tadi hingga saat ini kami nonstop melayani pembeli,” jelas Tek Nur, panggilan sehari-harinya.

Lebih lanjut, Tek Nur juga berterima kasih kepada pemerintah daerah yang telah menyelenggarakan event pacu kuda Tanah Datar Wirabraja ini kembali.

“Juga kepada panitia event pacu kuda ini, terimakasih banyak atas penyelenggaraannya, setidaknya bagi kami para pedagang secara ekonomi sangat terbantukan. Semoga pesta rakyat pacu kuda ini menjadi agenda rutin bagi pemerintah daerah Kabupaten Tanah Datar kedepannya,” ungkap Tek Nur.

Agung Kosgoro, selaku Asisten Pribadi (Aspri) Bupati Tanah Datar dan pengamat ekonomi sosial, hampir senada mengatakan bahwa dengan kembali di adakan olahraga event pacu kuda yang berada di bawah naungan PORDASI Tanah Datar, dapat membangkitkan geliat ekonomi dan pelaku usaha mikro di Kabupaten Tanah Datar.

“Walaupun pelaksanaan race pacu kuda ini hanya dua hari, namun antusias dari masyarakat Tanah Datar yang hadir dari berbagai penjuru daerah bisa mendatangkan keuntungan tersendiri bagi pelaku usaha mikro dan para pedagang yang ada di sini. Geliat ekonomi terlihat jelas, daya beli masyarakat meningkat drastis. Setidaknya bisa membantu peluang pendapatan terhadap pedagang. Termasuk adanya pendapatan asli daerah (PAD) yang berasal dari tiket masuk panitia. Selain itu, ini adalah obat bagi kerinduan masyarakat Tanah Datar akan pesta rakyat khususnya bagi pecinta kuda. Saya juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada seluruh lapisan masyarakat yang ikut mensuport event ini hingga sukses,” pungkas bung Akos, sapaan akrab Aging Kosgoro. (KT)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *