Tanah Datar | Sebagai wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu, rencana pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Nagari Tanjung Alam kembali menunjukkan progres positif. Pembangunan Sekolah Rakyat tersebut telah resmi mendapat persetujuan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) dan segera memasuki tahap pembangunan.
Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melalui organisasi perangkat daerah terkait bergerak cepat menuntaskan penyediaan lahan. Hal itu ditandai dengan diterimanya aset tanah seluas 9,5 hektare dari masyarakat untuk pembangunan Sekolah Rakyat.
Penyerahan aset tanah tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly dari keluarga H. Daniel Sutan Sinaro di Jorong Gantiang Ateh, Nagari Tanjung Alam, Kecamatan Tanjung Baru, Jumat (27/2), bertempat di kediaman keluarga.
Turut hadir mendampingi, Asisten Administrasi Umum Riswandi, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Ten Feri, Kepala Dinas Sosial PPPA Hendra Setiyawan, Kepala Bappedalitbang Andriyanti Rustam, perwakilan Dinas Perkim LH, Plt. Kepala BKD, Camat, Forkopimca, serta undangan lainnya.
Pada kesempatan tersebut, Anton Yondra yang mewakili keluarga besar H. Daniel Sutan Sinaro (orang tua Dony Oskaria, COO Danantara Indonesia) menyampaikan bahwa pihak keluarga dengan ikhlas menyerahkan lahan kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar untuk kepentingan umum, khususnya pembangunan Sekolah Rakyat, seluas 9,5 hektare atas nama keluarga besar Daniel Sutan Sinaro dan istrinya, Nurdasni.
“Alhamdulillah, tanpa memerlukan waktu lama, keinginan keluarga besar Bapak Dony Oskaria untuk mendukung program pemerintah membangun Sekolah Rakyat di Tanah Datar dapat berjalan lancar melalui penyerahan tanah seluas 9,5 hektare. Terima kasih kepada Bapak Daniel dan keluarga,” ungkap Anton Yondra yang juga menjabat Ketua DPRD Tanah Datar.
Ia juga berharap lahan yang telah diserahkan tersebut dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya Nagari Tanjung Alam, serta menjadi keunggulan daerah dalam mencetak generasi muda yang berkualitas di masa depan.
Hal senada disampaikan Wakil Bupati Ahmad Fadly. Atas nama Pemerintah Daerah, ia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada keluarga besar H. Daniel Sutan Sinaro atas kontribusi besar dalam mendukung pembangunan pendidikan di Tanah Datar.
“Atas nama Pemerintah Daerah, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Pembangunan Sekolah Rakyat ini sudah lama kita idamkan karena merupakan salah satu program unggulan Presiden Prabowo. Alhamdulillah, niniak mamak dan masyarakat Nagari Tanjung Alam memberikan dukungan penuh,” ujarnya.
Wabup menambahkan, dengan telah diserahkannya lahan seluas 9,5 hektare tersebut, Sekolah Rakyat nantinya akan mampu menampung sekitar 3.000 siswa mulai dari jenjang SD hingga SMA. Para siswa berprestasi juga akan berkesempatan mendapatkan bantuan Beasiswa Garuda setelah menyelesaikan pendidikan.
Lebih lanjut disampaikan, pembangunan Sekolah Rakyat direncanakan dimulai pada tahun 2026 dengan anggaran sekitar Rp250 hingga Rp300 miliar. Fasilitas yang akan dibangun meliputi asrama, rumah ibadah, lapangan olahraga, klinik kesehatan, sarana air bersih, akses jalan yang memadai, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya. Seluruh siswa yang bersekolah di sana akan mendapatkan pendidikan secara gratis.
Menurutnya, pembangunan tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi Nagari Tanjung Alam dan kawasan sekitarnya.
Wakil Bupati Ahmad Fadly optimistis pembangunan Sekolah Rakyat di Tanjung Alam akan semakin memperkuat posisi Tanah Datar sebagai daerah yang serius membangun sumber daya manusia sejak akar rumput. Ia menegaskan bahwa kemajuan daerah hanya dapat dicapai apabila seluruh anak bangsa memperoleh kesempatan pendidikan yang setara.
Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penyerahan bantuan satu unit ambulans untuk Masjid Raya Tanjung Alam dari Winda Lorita, keluarga besar Dony Oskaria. (KT)












