BERITA  

Menteri PU Ground Breaking Sabo Dam Di Nagari Sungai Jambu Kabupaten Tanah Datar

Tanah Datar | Ketakutan masyarakat akan galodo di Tanah Datar akan segera terobati dengan rasa aman dan nyaman dikarenakan Menteri PU RI meletakkan batu pertama di Sungai Jambu Tanah Datar untuk pembangunan Sabo Dam guna meminimalisir dampak Banjir Bandang atau Galodo yang selalu mengancam daerah ini. Pembangunan yang selalu ditunggu-tunggu selama ini akhirnya terwujud. Sudah banyak menjadi buah bibir dan perdebatan di masyarakat tentang Pembangunan Sabo Dam ini. Selama ini banyak yang mengeluhkan lambatnya tindakan yang dilakukan oleh pemerintah akan pembangunannya ujar seoarang masyarakat yang sekarang sudah bahagia akibat Sabo Dam akan segera dibangun.

Perjuangan Bupati Tanah Datar Eka Putra untuk selalu berkomunikasi dengan pemerintah pusat serta seluruh stake holder yang mempunyai kewenangan terhadap pembangunan ini akhirnya terjawab sudah. Seakan menjawab pertanyaan dan keluhkesah masyarakat selama ini Eka Putra membuktikan keuletan serta janjinya untuk segera menuntaskan permasalahan Galodo yang terjadi di Tanah Datar dengan membantah stigma negatif masyarakat yang mengkritiknya. Eka Putra mengatakan kritik yang membangun dari masyarakat seperti menjadi cambuk bagi saya untuk selalu berusaha sekeras mungkin agar pembangunan di Tanah Datar dapat berjalan dengan baik, tugas kita sebagai Pemerintah adalah sebagai pelayan masyarakat, kecuali fitnah atau ujarana kebencian yang sangat dilarang oleh agama kita, apalagi pada bulan suci ramadhan ini.

Bupati Tanah Datar mengatakan ada 6 pembangunan Sabo Dam di Tanah Datar yang akan langsung dikerjakan oleh kementrian PU. Lokasinya ada di Sungai jambu, Singgalang dan Pandai Sikek. Aliran sungainya adalah Batang Malana, Batang Anai dan Batang Pagu-pagu. Bupati Eka Putra dengan rasa haru dan bangga mengatakan ucapan terimakasih kepada Pemerintah Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Bapak Prabowo Subianto, Kementrian PU serta Andre Rosiade dan Zigo Rolanda yang juga sudah memperjuangkan pembangunan ini di Pusat. Pembangunan ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Pusat dalam penanganan bencana di Daerah Tanah Datar ucap Eka Putra, Selasa (3/3).

Seperti yang Diketahui sebelumnya Menteri PU RI Dody Hanggodo juga sudah mengunjungi Tanah Datar beberapa kali, mulai dari mengunjungi lokasi Pembangunan Sabo dam Sungai Jambu, melihat jalan Provinsi yang rusak di Tanah Datar serta lokasi pembangunan Sekolah Rakyat. Selain itu Kang Bangun no 1 Indonesia itu juga mengunjungi Pasar Batusangkar dan gelanggang Pacuan Kuda Bukit Gombak. Terpantau seriusnya Menteri PU terhadap pembangunan di Tanah Datar sehingga dalam tahun ini sudah dua kali menginap Luhak Nan Tuo ini.

Disisi lain anggota DPR RI Komisi V Zigo Rolanda mengatakan untuk para pemangku kewenangan dalam setiap proses pembangunan di SUMBAR agar selalu hati-hati dalam melaksanakan tugas jangan sampai kita sebgai Aparatur Sipil Negara menjadi bahan pemeriksaan karena pekerjaan yang kita lakukan tidak selesai dengan baik atau cacat akan hukum. Zigo juga mengatakan komitmennya untuk Sumatera Barat yang lebih baik kedepannya.

Wakil Ketua Komisi VI Andre Rosiade dalam sambutannya mengatakan apresiasi kepada Bupati Tanah Datar karena menurut Andre, Eka Putra merupakan sosok orang yang gigih untuk nyinyir dalam artian positif guna kemajuan pembangunan di Kabupatennya. Andre melihat sangat miris jika ada masyarakat Tanah Datar yang tidak bangga mempunyai Bupati seorang Eka Putra. Ketua DPD Partai Gerindra ini mengatakan bahwa kasian melihat Bupati yang selalu disalahkan masalah jalan, padaha jalan itu bukan kewenangannya, dan saya tegaskan kembali jalan yang rusak di Tanah Datar itu bukan jalan Kabupaten tapi jalan Provinsi, jadi jangan salahkan Bupati Eka Putra karena bukan kewenangannya ucapnya.
(KT/Akos)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *