Tanah Datar, Startingjournalt.com-Acara Bumi Minangkabau Festival yang di laksanakan pada tanggal 17-20 September 2026 kemaren, merupakan kegiatan Sanggar Seni Sari Bunian yang merupakan program Indonesia Raya dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.- Yeni Eliza, S. Sn, pimpinan Sanggar Seni Sari Bunian selaku penerima manfaat menyampaikan bahwa program ini rutin setiap tahunnya di adakan oleh pemerintah pusat.
“Bantuan yang kami terima adalah bantuan dari Indonesia Raya, bantuan itu ada macamnya ada perorangan ada kelompok ada membuat event ada membuat sejenis pameran juga boleh tapi di dana Indonesia Raya itu kita sanggup di bagian event-nya, dengan menggunakan CV sanggar seni Sari Bunian, Alhamdulillah itu dari pengajuan proposal Rp 300 juta, terealisasi Rp 150 juta,” papar Yeni Eliza .
Lebih lanjut, Yeni juga menjelaskan dahulunya program tersebut bernama Indonesiana namun sekarang berubah menjadi Indonesia Raya.
“Dari kementerian Pendidikan dan Kebudayaan namanya Indonesia Raya , dahulu program ini bernama Indonesiana. Dan bantuan yang kami terima kemaren kami gunakan untuk membuat event Bumi Minangkabau Festival yang di laksanakan kemarin tanggal 17-20 September 2026. Dan kita memfasilitasi beberapa sanggar yang tampil kemudian ada pameran UMKM di lapangan Cinduo Mato, lalu kita melaksanakan bermacam lomba ada lomba mengemas atau membuat sambalado antar Nagari se Kabupaten Tanah Datar kemudian lomba parade baju adat antar nagari se Kabupaten Tanah Datar,” sambungnya.
“Bantuan ini rutin setiap tahun adanya, itu tergantung kita membuat proposal l dengan beberapa tahap kemudian baru disetujui setelah disetujui baru kita laksanakan event-nya,” imbuhnya.
Sanggar Seni Sari Bunian saat ini juga sudah mengemas beberapa event besar.
“Kita pernah kerjasama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Tanah Datar tahun 2019 dengan menggunakan CV Sanggar Seni Sari Bunian di festival Pesona Budaya Minangkabau. Masih banyak lagi event-event yang di raih oleh sanggar kami baik itu melalui program pemerintah pusat maupun daerah. Kami berharap, hari ini di Sumatera Barat paling sedikit mendapatkan dana bantuan Indonesia raya ini dan pemerintah berharap Sumbar ini paling banyak mengajukan proposal untuk melaksanakan event, boleh event perorangan membuat pertunjukan atau apapun bentuknya yang perorangan dan hari ini kita memotivasi adik-adik yang baru membuka sanggar dengan cara silakan urus badan hukum untuk sanggarnya masing-masing, silakan berkarya dan bikinlah proposal se banyak mungkin sehingga dengan banyaknya bantuan dari pemerintah itu kita dapat melaksanakan setiap tahun atau setiap bulannya dengan beda-beda sanggar yang ada di Kabupaten Tanah Datar,” jelas Yeni Eliza.
“Mari kita bersama-sama mengajukan proposal dan meraih dana Indonesia Raya itu sehingga kita yang telah ditetapkan sebagai kabupaten kota kreatif di bidang seni pertunjukan itu terlihat dan bisa menunjukkan kreativitas para pelaku budaya di Kabupaten Tanah Datar, dan dengan adanya dana Indonesia raya ini untuk pemerintah daerah sendiri sangat men-support terutama di bapak Bupati Eka Putra dengan memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini, juga Dinas Pariwisata yang memberikan fasilitas terbaik untuk melaksanakan kegiatan Bumi Minangkabau Festival ini,” pungkas Pimpinan Sanggar Seni Sari Bunian tersebut. (KT)












